TEBING TINGGI – Dalam rangka memperkuat pengawasan dan memastikan situasi keamanan serta ketertiban tetap dalam kondisi aman dan terkendali, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan kontrol brandgang pada Sabtu pagi (30/8).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Rudy B. Purba bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib) Freddy R. Siregar, serta diikuti oleh Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib (Portatib) Martinus Simangunsong dan jajaran staf.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kontrol brandgang dilakukan menyeluruh di area jalur belakang tembok dan titik-titik rawan yang berpotensi menjadi akses penyelundupan atau pelarian. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan deteksi dini gangguan keamanan dan bentuk nyata komitmen Lapas Tebing Tinggi dalam menjaga situasi yang kondusif.
Ka. KPLP Rudy B. Purba dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menemukan potensi gangguan, tetapi juga sebagai langkah proaktif untuk memperkuat kesiapsiagaan petugas.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh area, khususnya brandgang, berada dalam kondisi aman. Setiap sudut harus terpantau, dan tidak boleh ada celah sedikit pun bagi potensi gangguan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menciptakan Lapas yang tertib dan terkontrol,” ujar Rudy.
Sementara itu, Kasi Adm. Kamtib Freddy R. Siregar menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan kontrol sebagai langkah preventif yang tidak bisa ditawar.
“Kontrol brandgang bukan hanya formalitas. Ini adalah bagian dari sistem pengamanan berlapis. Kami menekankan kepada seluruh jajaran agar kegiatan seperti ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran tinggi,” ujarnya.
Freddy juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah evaluasi bersama antarpetugas untuk mengidentifikasi potensi kerawanan, serta meningkatkan kerja sama tim di lapangan.
Kasubsi Portatib Martinus Simangunsong turut menyampaikan bahwa timnya telah melakukan pemetaan area rawan dan akan terus melakukan pemantauan rutin demi menjaga keamanan maksimal.
Kegiatan kontrol berlangsung lancar dan tidak ditemukan adanya barang-barang terlarang atau kerusakan pada fasilitas pengamanan. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Lapas Tebing Tinggi menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem pengamanan yang profesional, siaga, dan terukur. (W1).